SHARE NOW

Program One Village One Outlet Menjadi Primadona Untuk Salurkan BBM dan LPG Sampai ke Pelosok Desa

TVSidoarjo – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liqufied Petroleum Gas (LPG) Subsidi menyentuh seluruh pelosok Desa, di Provinsi Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Demi mewujudkan harapan tersebut, Pertamina telah membangun dan mengoperasikan Lembaga Penyalur BBM Pertashop dan Pangkalan LPG 3Kg melalui Program One Village One Outlet (OVOO).

Eko Kristiawan selaku Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat mengatakan program OVOO di Jawa Bagian Barat saat ini terdapat 463 outlet Pertashop dan 36.661 pangkalan LPG 3Kg yang beroperasi di 826 kecamatan dan 7.784 desa/kelurahan.

“Dengan jumlah penyebaran ini maka seluruh kecamatan dan desa/kelurahan di Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat yang menjadi target program telah tersedia Outlet Pertashop dan pangkalan LPG 3Kg”, kata Eko.

Eko juga menjelaskan pendistribusian BBM dan LPG ke seluruh JBB wilayah Jabodetabek disalurkan dari Integrated Terminal Jakarta. Untuk di wilayah Banten berada di Fuel Terminal Tanjung Gerem dan LPG Terminal Tanjung Sekong. Sedangkan untuk wilayah Jawa Barat berada di Fuel Terminal Ujung Berung, Fuel Terminal Cikampek, Fuel Terminal Padalarang, Fuel Terminal Tasikmalaya, Integrated Terminal Balongan, dan Fasilitas LPG Cirebon.

Secara Nasional melalui infrastruktur distribusi energi yang telah dibangun, Pertamina sepanjang Januari – April 2022 telah mengalirkan Solar bersubsidi dengan volume sekitar 5,2 juta KL, Pertalite sekitar 9 juta KL dan LPG Subsidi dengan volume sekitar 2,5 juta Metrik Ton.

Masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi bisa menikmati harga BBM dan LPG bersubsidi yang terjangkau karena didukung subsidi BBM dan LPG dari Pemerintah. Dalam APBN 2022, Pemerintah telah menambah besaran subsidi sebesar Rp 71,8 triliun, sebagai bentuk kehadiran negara untuk melindungi masyarakat di tengah melonjaknya harga minyak mentah dunia. 

“Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat dengan dukungan seluruh stakeholder akan terus memastikan penyediaan dan penyaluran BBM dan LPG bersubsidi di wilayah Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat yang sedemikian besar dari Pemerintah pada tahun ini dapat dimanfaatkan dengan baik, tepat sasaran dan tidak melebihi kuota yang ditetapkan”, tambah Eko. 

Masyarakat yang menemukan indikasi penyalahgunaan atau penyelewengan BBM Subsidi di lapangan bisa langsung menghubungi Call Centre Pertamina di nomor 135.

 

Sumber : Pertamina

NEWSTICKER
No post ...