SHARE NOW

Gitaris Band Kahitna Tertangkap Beli Narkoba Secara Online, Polisi Masih Memburu Pemasoknya.

Polisi telah mengangkap salah satu personel gitaris band Kahitna, Andrie Bayuajie, ia ditangkap karena atas dugaan penyalahgunaan narkoba. Polisi menyatakan jika Andrie membeli narkoba jenis Valdimex Diazepam tersebut secara online.

Komisaris Besar Endra Zulpan selaku Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya mengatakan, jika tim penyidik Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat sedang menelusuri penjual obat kepada Andrie Bayuajie tersebut. Oleh sebab itu, ia belum  bisa dirincikan lebih jauh pengejarannya.

“Jika akan mengembangkan kasus ini, tidak putus kepada tersangka ini, kami akan kembangkan lagi, tapi tidak bisa kami sampaikan sekarang karena tim masih bekerja,” kata Zulpan saat konferensi pers di Polres Jakarta Barat, Jumat, (03/05/2022).

Zulpan menjelaskan jika Andrie mengonsumsi obat terlarang itu seusai berobat ke dokter pada 2017-2018 yang lalu. Obat-obatan tersebut digunakan Andrie supaya bisa beristirahat seusai tampil bermusik.

Namun Andrie tidak bisa mendapatkan obat tersebut di apotek tanpa adanya resep dokter, ia membeli Valdimex Diazepam di toko online mulai 2020 hingga 2022. Ia ditangkap di kos Cilandak Heights lantai 2 kamar 208, Jakarta Selatan pada 2 Juni 2022 bersama barang bukti berupa 45 butir obat psikotropika golongan IV tersebut.

“Pengakuan tersangka bahwa Valdimex Diazepam ini sudah digunakan sejak 2020-2022 sebanyak 12 kali. Alasan tersangka mengonsumsi ini untuk beristirahat atau membantu tidur selepas aktivitasnya sebagai musisi,” ucap Zulpan.

Andrie mengaku, ia membeli obat penenang tersebut mulai 8 Agustus 2020 sebanyak 1 strip atau isinya 10 butir dengan harga Rp 115 ribu. Kemudian, pada 17 September 2020 ia membeli 4 strip atau 40 butir seharga Rp460 ribu. Pada 24 November 2020 ia membeli lagi 50 butir dengan harga Rp450 ribu.

Pada 26 Januari 2021, dia membeli lagi 30 butir seharga Rp300 ribu. 6 Februari 2021 membeli lagi 50 butir seharga Rp502 ribu, 20 April 2021 sebanyak 40 butir Rp361.500, 4 November 2021 menjadi 30 butir seharga Rp270 ribu.

Pada 15 November 2021 Andrie Bayuajie membeli lagi 30 butir Valdimex Diazepam seharga Rp271 ribu, 7 Desember 2021 sebanyak 30 butir seharga Rp271 ribu, 14 Februari 2022 sebanyak 40 butir seharga Rp331.700, 30 Maret 2022 sebanyak 20 butir seharga Rp191 ribu, dan 31 Mei 2022 sebanyak 40 butir seharga Rp411.100.

Sumber: Polda Metro Jaya
Jurnalis: Asep

Pengunjung

Online : 1

Pengunjung hari ini : 64

Kunjungan hari ini : 89

Pengunjung kemarin : 87

Kunjungan kemarin : 180

Total Pengunjung : 17093

Total Kunjungan : 44143

Home

© 2021 PT.Sidoarjo Maju Media. All Rights Reserved.

Design by Velocity Developer

NEWSTICKER
No post ...