SHARE NOW

Otoritas pertahanan Korea Selatan pada Rabu (09/11) mengumumkan serpihan rudal Korea Utara yang dikumpulkan dari wilayah perairan Laut Timur

Otoritas pertahanan Korea Selatan pada Rabu (09/11) mengumumkan serpihan rudal Korea Utara yang dikumpulkan dari wilayah perairan Laut Timur oleh militer Korea Selatan diidentifikasi sebagai rudal jenis darat ke udara SA-5.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan pihaknya pada hari Minggu (06/11) telah mengangkat serpihan rudal yang diluncurkan oleh Korea Utara pada 2 November yang jatuh di lepas pantai dekat Garis Batas Utara (NLL) antar-Korea.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan melanjutkan bahwa dilihat dari bentuk dan ciri khas serpihan rudal sepanjang sekitar tiga meter dan lebar sekitar dua meter tersebut, dianalisis bahwa serpihan tersebut merupakan rudal darat ke udara SA-5 Korea Utara.

Menurut Kementerian Pertahanan, SA-5 dibuat di era Uni Soviet pada tahun 1960-an dan merupakan rudal darat ke udara dengan jarak jangkauan maksimal 300 kilometer. Namun, otoritas militer meyakini bahwa Korea Utara menembakkan rudal SA-5 kali ini seperti rudal darat ke darat dan secara sengaja ditembakkan ke arah selatan.

Kementerian menegaskan bahwa penembakan rudal SA-5 Korea Utara kali ini jelas merupakan provokasi yang disengaja dan terencana.

Demikian, militer Korea Selatan mengutuk keras provokasi rudal Korea Utara yang merupakan pelanggaran Kesepakatan Militer 19 September antar-Korea dan memicu ketegangan di Semenanjung Korea.

Korea Utara telah menembakkan tiga rudal balistik jarak pendek dari wilayah Wonsan pada 2 November, dan salah satu rudal tersebut jatuh di perairan Korea Selatan, sejauh 26 kilometer dari sebelah selatan Garis Batas Utara

Pengunjung

Online : 0

Pengunjung hari ini : 99

Kunjungan hari ini : 391

Pengunjung kemarin : 132

Kunjungan kemarin : 375

Total Pengunjung : 23558

Total Kunjungan : 59821

Home

© 2021 PT.Sidoarjo Maju Media. All Rights Reserved.

Design by Velocity Developer

NEWSTICKER
No post ...