SHARE NOW

Perbatasan Sidoarjo Waspada, Kasus Omicron Ada di Singosari- Malang

TVSidoarjo – Polresta Sidoarjo, Jawa Timur mewaspadai penyebaran virus COVID-19 varian Omicron di wilayah perbatasan Surabaya-Sidoarjo, dengan menggelar razia pengendara yang tidak tertib protokol kesehatan hingga vaksinasi di tempat, seiring ditemukannya kasus Omicron di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kepala Kepolisian Resor Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro di Sidoarjo, Ahad (16/01) mengatakan filter penyebaran COVID-19 dan varian baru Omicron polisi di Sidoarjo rutin gelar vaksinasi dan edukasi protokol kesehatan di wilayah perbatasan Sidoarjo dengan wilayah lain.

“Kali ini razia digelar di Pos P1 Waru, Sidoarjo yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya,” katanya, Senin (17/01/2022).

Ia mengatakan langkah ini sebagai upaya mencegah penyebaran varian baru COVID-19 Omicron, dengan mengadakan vaksinasi dan edukasi protokol kesehatan secara humanis. “Sasaran razia dan edukasi prokes kali ini, adalah pengendara yang melintas dari arah Surabaya ke arah Sidoarjo,” katanya.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro setelah temuan kasus konfirmasi COVID-19 varian Omicron di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ingin memastikan penanganan COVID-19 berjalan sesuai dengan prosedur usai adanya temuan kasus Omicron di wilayah Desa Banjararum, Singosari, tepatnya pada wilayah rukun tetangga (RT) 02/10.

“Informasinya ada desa di Kabupaten Malang dilakukan ‘lockdown’ karena kasus konfirmasi varian Omicron. Jadi tidak ada ‘lockdown’, yang ada PPKM berbasis mikro pada RT02/10 di Desa Banjararum,” demikian Khofifah Indar Parawansa. Ia bersama anggotanya juga mengedukasi prokes sambil membagikan masker dan sembako, agar masyarakat tidak lengah untuk memakai masker saat berada di luar rumah.

Pada kesempatan itu, Feri warga Gedangan, sepulang dari Surabaya, mengaku kaget ada petugas menghentikan pengendara, yang dikiranya razia lalu lintas.

“Ternyata ditanyai sudah vaksin apa belum, kebetulan saya belum vaksin kedua. Dengan ramah dan mudah polisi melayani vaksinasi saya,” katanya. Ia menambahkan tidak sedikit pengendara dipinggirkan petugas untuk dicek sudah vaksin atau belum melalui aplikasi PeduliLindungi.

📹: polrestasidoarjo
📃 : Noe

Pengunjung

Online : 1

Pengunjung hari ini : 114

Kunjungan hari ini : 275

Pengunjung kemarin : 144

Kunjungan kemarin : 419

Total Pengunjung : 32579

Total Kunjungan : 78127

Home

© 2021 PT.Sidoarjo Maju Media. All Rights Reserved.

Design by Velocity Developer

NEWSTICKER
No post ...