SHARE NOW

Burung Garuda merupakan Lambang Negara Indonesia Bukan Mitologi

*Burung Garuda merupakan Lambang Negara Indonesia Bukan Mitologi*

Burung Garuda sendiri merupakan mitologi dari agama Hindu dan Buddha yang berasal dari burung elang. Meskipun tidak ada yang mengetahui secara pasti, namun banyak pendapat yang mengatakan bahwa burung garuda adalah burung elang Jawa. Burung elang sendiri memiliki banyak jenis yang tersebar di berbagai belahan dunia. Namun apakah kamu tahu burung garuda asli terbesar di dunia dan masih ada saat ini?

Burung Garuda Asli Terbesar di Dunia dan Masih Ada hingga Saat Ini
Burung garuda atau burung elang merupakan burung pemangsa dan menjadi hewan yang menempati konsumen puncak dalam rantai makanan. Burung elang memiliki paruh bengkok dan tajam untuk memudahkannya dalam memakan mangsanya. Selain itu, cakar dari burung elang terbilang besar dan kuat untuk mengcengkram mangsanya maupun bertengger di dahan pohon dan bukit.

Yusup Somadinata dalam buku 1000+ Fakta Monster Paling Mengerikan (2020) menjelaskan tiga burung elang atau burung garuda terbesar di dunia yakni:

1. Elang Laut Steller (Haliaeetus pelagicus)
Elang laut steller bisa ditemukan di daerah Asia timur dan tinggal di tebing hingga pesisir pantai. Seekor elang laut Steller memiliki rata-rata berat 4,9 – 9,5 kg. Sehingga, elang laut steller menjadi elang terberat di dunia yang masih hidup hingga saat ini.

Akan tetapi, dalam beberapa tahun terakhir populasi dari elang laut steller terus menurun hingga organisasi International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List of Threatened Species mengkatagorikan burung elang laut steller menjadi spesies hewan yang rentan punah.

2. Elang Harpy (Harpia harpyja)
Burung harpy yang memiki raut wajah ekspresif dengan bulu berwarna hitam dan abu-abu hidup di hutan hujan dari Meksiko hingga Brazil dan bagian utara Argentina. Burung elang yang berbobot 4,4-8,3 kg ini dapat terbang dengan kecepatan 80 km/jam dengan mangsa utama monyet, burung, iguana, hingga ular.

Elang harpy juga dikenal memiliki ukuran cakar yang sangat besar. bagitu besarnya hingga melebihi besar dari beruang.

Akan tetapi, populasi dari burung elang harpy mulai menipis dan hampir punah.

3. Elang Emas (Aguila chrysaetos)
Burung elang emas hidup di berbagai benua dan memiliki setidaknya 6 subspesies, yakni:

Elang emas Eropa (Aquila chrysaetos chrysaetos)

Elang emas Iberia (Aquila chrysaetos homeyeri)

Elang emas Asia/Himalaya (Aquila chrysaetos daphanea)

Elang emas Jepang (Aquila chrysaetos japonica)

Elang emas Amerika Utara (Aquila chrysaetos canadensis)

Elang emas Siberia/Kamchatkan (Aquila chrysaetos kamtschatica)

Burung elang dengan bobot 3-6,1 kg ini tidak hanya berat namun juga cepat. Bahkan, kecepatan maksimal dari 322km/jam hanya berada dibelakang burung falcon.

Nah itu dia burung garuda atau burung elang terbesar asli yang masih hidup hingga saat ini. Meskipun menjadi mangsa tingkat paling atas, namun populasinya terus menurun. Maka dari itu, tidak memburu dan selalu menjaga habitat adalah tugas dari seluruh manusia.

Pengunjung

Online : 0

Pengunjung hari ini : 89

Kunjungan hari ini : 370

Pengunjung kemarin : 132

Kunjungan kemarin : 375

Total Pengunjung : 23548

Total Kunjungan : 59800

Home

© 2021 PT.Sidoarjo Maju Media. All Rights Reserved.

Design by Velocity Developer

NEWSTICKER
No post ...