SHARE NOW

Bahaya Masker Katup, Bisa Tularkan Virus Varian Omicron

Belakangan telah geger varian baru Covid-19 yaitu Omicron (B.1.1.529). Ahli mikrobiologi Yuwn Kwok Yung Universitas Hong Kong menyebutkan bahwa pasien pertama yang menyebarkan virus dikarenakan ia memakai masker katup.

Masker katup adalah masker dengan katup pernapasan satu arah pada bagian depan. Masker katup awalnya ditujukan untuk pekerja industri, agar para pekerja bisa bernapas lebih mudah di pabrik.

Masker katup yang dikaitkan penularan varian Omicron di Hong Kong sebenarnya sudah dilarang penggunaannya sejak 2020 silam. Center for Disease Control and Prevention (CDC) mengeluarkan imbauan larangan masker katup ini dengan alasan bahwa orang yang memakainya akan menularkan virus melalui lubang katup.

“Masker dengan katup atau ventilasi pernapasan tidak boleh dipakai untuk membantu mencegah orang yang memakai masker menyebarkan COVID-19 ke orang lain,” tulis CDC di laman resminya.

Selain masker katup, masker kain yang bukan terbuat dari katun serta masker buff yang biasa dipakai pengendara tidak disarankan. Pasalnya masker kain yang bukan terbuat dari katun tidak memiliki serat yang rapat seperti serat katun. Sedangkan masker buff tidak dapat menahan droplet ketika berbicara.

CDC menyarankan untuk menggunakan masker medis atau masker bedah yang menutupi hidung, mulut hingga dagu. Selain itu, menyilangkan tali masker agar masker lebih rapat menutupi saluran pernafasan. Mengganti masker setiap 4 jam sekali atau ketika masker sudah kotor, basah atau rusak. Penggunaan masker ganda disebutkan efektif untuk mengurangi penyebaran virus.

Sumber: cdc
Sumber foto: istockphoto
Jurnalis: Bunga

NEWSTICKER
No post ...