SHARE NOW

Gubernur Jatim Puji Wali Kota Eri Jadi Lokomotif Percepatan Vaksin Anak

TVSidoarjo – Percepatan vaksinasi terus dikebut oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Setelah sukses dalam percepatan vaksin dewasa, lansia dan usia anak 12-18 tahum, kini Pemkot mulai menyasar vaksinasi anak usia 6-11 tahun bagi siswa yang duduk di bangku kelas Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtida’iyah (MI).

 

Kick off pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk anak ni dipantau langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, S.T., M.T. dan Gubernur provinsi Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa. Diketahui, percepatan vaksinasi di Surabaya dilakukan di 116 SD atau MI dengan total keseluruhan laki-laki dan perempuan adalah 25.741 siswa.

 

“Insya Allah akan kami selesaikan dalam waktu secepatnya, 10 hari ke depan. Tadi Bu Gubernur juga menyampaikan, akan datang vaksin sinovac gelombang berikutnya dan segera akan kami eksekusi,” kata Eri, saat meninjau vaksinasi di SDN Kaliasin I Surabaya, Jum’at (17/12/2021).

 

Eri menjelaskan, percepatan vaksinasi ini bertujuan untuk mempermudah proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang lebih aman, nyaman dalam kondisi yang sehat dan bugar. “Selain itu, tentu untuk menekan angka penularan khususnya untuk anak usia 6-11 tahun di Surabaya,” tuturnya.

 

Lebih lanjut ia menerangkan, proses vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini dilakukan secara bertahap di masing-masing sekolah SD atau MI, dan alam pelaksanaannya akan bersinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya agar sesuai dengan target vaksin.

 

“Jadi, ini nanti nggak sekaligus semuanya dilakukan vaksin hari ini karena sebagian petugas atau tenaga kesehatan masih ada yang melayani pasien ansia dan umum. Misal, total vaksin 100.000. Maka, nanti akan kita bagikan ke Forkopimda yang kemudian akan disebar. Kalau sudah seperti itu, harapannya bisa menembus angka 70.000 vaksinasi,” papar Eri.

 

Ia menambahkan, jumlah sasaran vaksinasi di SDN I Surabaya mencapai 311 siswa. Namun, hari ini (kemarin, red.) yang mengikuti hanya ada 247 siswa karena sudah mendapatkan persetujuan dari Orang Tua dan telah melewati proses screening. “Di sini (SDN Kaliasin I), ada siswa yang sudah dapat persetujuan dari orang tuanya dan ada yang belum. Nah, nanti yang sudah vaksin akan kita prioritaskan PTM, sedangkan yang belum akan tetap daring,” urai pria kelahiran 27 Mei 1977 itu.

 

Eri juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada pemerintah provinsi (pemprov) atas dukungannya sehingga berhasil mencapai level 1. “Matur nuwun, Bu Gubernur. Beliau ini bukan hanya sebagai Gubernur, namun lebih dari itu, Beliau adalah seorang Bu Nyai yang doanya Insya Allah mustajabah. Makanya Surabaya bisa mencapai ke level 1 lebih cepat, Alhamdulillah. Sekali lagi, Matur nuwun, Bu Nyai,” ucapnya sambal tersenyum dan sedikit membungkukkan badan ke arah Gubernur Jatim, Khofifah.

 

Dalam kesempatan ini, Khofifah menjelaskan, jenis vaksinasi yang diikuti oleh 27.342 siswa SD atau MI ini adalah sinovac dengan dosis 0,5 mililiter. “Dan ingat ini harus dilakukan dengan hati-hati sesuai prosedur dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI,” tegasnya.

 

Khofifah mengharapkan, vaksinasi ini bisa cepat dilakukan dan selesai sesuai dengan target dari pemerintah daerah. “Harapannya segera dilaksanakan dan segera selesai sesuai target, sehingga ketika siang ini (kemarin, red.) pemprov menerima kembali 70.000 dosis vaksin sinocac, bisa segera didistribusikan ke pemkot dan pemkab se-jawa timur, terutama yang capaian vaksin umumnya 70% dan vaksin lansia 60%,” pungkasnya.

 

Sumber : lipwalikotaSDNkaliasin

Jurnalis : DIM

 

Pengunjung

Online : 1

Pengunjung hari ini : 87

Kunjungan hari ini : 149

Pengunjung kemarin : 82

Kunjungan kemarin : 165

Total Pengunjung : 38506

Total Kunjungan : 94782

Home

© 2021 PT.Sidoarjo Maju Media. All Rights Reserved.

Design by Velocity Developer

NEWSTICKER
No post ...