SHARE NOW

Hari ini, Rupiah Melemah Dipicu Kasus Covid-19 Meningkat

TVSidoarjo – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah seiring kembali meningkatnya jumlah kasus positif COVID-19 di dalam negeri. Rupiah bergerak melemah 12 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp14.353 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.341 per dolar AS.

“Untuk kondisi Indonesia sendiri perlu waspadai kenaikan kasus COVID-19 yang kemarin kembali tembus 2.100 kasus sehari sehingga waspada kenaikan level pada PPKM Indonesia yang berpotensi berdampak pada sedikit melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia saat dihubungi pada Jumat (21/01/2022).

Nikolas mengatakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.320 per dolar AS hingga Rp14.400 per dolar AS. Pada Kamis (20/1) lalu, rupiah ditutup menguat 23 poin atau 0,16 persen ke posisi Rp14.341 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.364 per dolar AS.

Sementara itu, Bank Indonesia kembali memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,5 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 19-20 Januari 2022. Selain itu, suku bunga deposit facility juga dipertahankan sebesar 2,75 persen dan suku bunga lending facility sebesar 4,25 persen.

BI menyatakan, keputusan itu sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas inflasi, nilai tukar, dan sistem keuangan, serta upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan eksternal yang meningkat.

Menurut Nikolas, suku bunga acuan masih akan bertahan dalam beberapa waktu karena secara angka suku bunga acuan Indonesia masih lebih tinggi dari suku bunga acuan AS. “Sehingga ketika AS mulai menaikkan suku bunga, Indonesia masih memiliki ruang untuk tidak terburu buru menaikkan suku bunga,” ujar Ariston.

Jumlah kasus harian COVID-19 di Tanah Air pada Kamis (20/1) kemarin mencapai 2.116 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,28 juta kasus. Khusus untuk kasus terkonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron, saat ini totalnya mencapai 882 kasus. Jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 7 kasus sehingga totalnya mencapai 144.199 kasus.

📹: BI
📃: Noe

Pengunjung

Online : 1

Pengunjung hari ini : 71

Kunjungan hari ini : 185

Pengunjung kemarin : 147

Kunjungan kemarin : 295

Total Pengunjung : 31311

Total Kunjungan : 75148

Home

© 2021 PT.Sidoarjo Maju Media. All Rights Reserved.

Design by Velocity Developer

NEWSTICKER
No post ...