SHARE NOW

Korea Dilanda Mati Kesepian,penyebab apa?

Kata Godoksa menjadi populer di Korea Selatan belakangan ini. Kata yang menyebut fenomena mati kesepian.

Kematian dalam kondisi kesepian tanpa ada kerabat atau keluarga. Biasanya, dialami orang lanjut usia atau lansia.korban mati kesepian seringkali baru ditemukan jasadnya setelah berhari-hari dan kondisinya mengenaskan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kesepian dapat merusak kesehatan fisik seseorang. Bahkan, bisa menyebabkan kematian.

American Heart Association merilis pernyataan ilmiah bahwa isolasi sosial dan kesepian dapat meningkatkan risiko sekarat akibat serangan jantung atau stroke.

Statistik Korea, saat ini ada hampir sepertiga rumah tangga yang hanya terdiri dari satu orang di Korea Selatan. Jumlah rumah tangga yang hanya terdiri dari satu orang melonjak dari 5,39 juta pada 2016 menjadi 6,64 juta pada 2021.

Semakin banyak orang yang hidup sendiri, social distancing selama era pandemi COVID-19 tampaknya juga menambah perasaan terisolasi yang berujung depresi bagi warga Korea. Mereka inilah yang berisiko mati sendirian.

  • Berdasarkan laporan Korea Herald, saat ini ada hampir sepertiga rumah tangga yang hanya terdiri dari satu orang di Korea Selatan. Mereka tergolong kelompok yang paling rentan mengalami Korea Selatan mati kesepian.
NEWSTICKER
No post ...