SHARE NOW

Ra Latif atau Abdul Latif Amin Imron, Bupati Bangkalan kantornya digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kantor Bupati Bangkalan di Jalan Soekarno-Hatta, digeledah KPK pada Senin (24/10/2022)

Ra Latif atau Abdul Latif Amin Imron, Bupati Bangkalan kantornya digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kantor Bupati Bangkalan di Jalan Soekarno-Hatta, digeledah KPK pada Senin (24/10/2022).

Sejumlah personil Polres Bangkalan bersenjata laras panjang ditempatkan di tangga utama menuju lantai II. Di depan pintu pemkab, berjejer lima unit mobil innova berwarna hitam mulai plat nopol W, L, hingga F.

Rombongan tiba sekira pukul 10.00 WIB. Petugas KPK langsung menuju ruang kerja Bupati, Wakil Bupati (Wabup),dan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bangkalan. Dari penggeledahan itu, KPK membawa keluar beberapa kopor.

Siapa Ra Latif? Nama panjangnya R. Abdul Latif Amin Imron. Beliau lahir di Jakarta pada 24 Agustus 1982. Ra Latif merupakan anak dari Fuad Amin Imron, mantan Bupati Bangkalan yang menjabat pada periode 2003 hingga 2013 silam.

Ra Latif memiliki istri bernama Zaenab Zuraidah. Dari pernikahan tersebut, ia memiliki dua anak laki-laki bernama R. Alif Al Amin dan R. Azlan Zhafran Al Amin.

KPK mencegah Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron bepergian ke luar negeri.

Pencegahan ke luar negeri terhadap Abdul Latif diduga berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi.

“Yang bersangkutan masuk daftar pencegahan atas usulan KPK,” ujar Kasubbag Ditjen Imigrasi Ahmad Nursaleh dalam keterangannya, Rabu (26/10/2022).

Kabar yang berkembang di masyarakat, penggeledahan itu terkait kasus suap jabatan sejumlah organisasi perangkat daerah.

Sebelumnya pada Juli 2022 sebanyak tiga orang pejabat di lingkungan Pemkab Bangkalan juga telah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka satu orang kepala bagian, dan dua orang kepala dinas di lingkungan Pemkab Bangkalan.

Sementara KPK masih bungkam atas penggeledahan yang dilakukan di Bangkalan.

NEWSTICKER
No post ...