SHARE NOW

Tembus 179 Ribu, Perancis Cetak Rekor Tertinggi Covid-19

Sidoarjo – Untuk pertama kalinya Prancis  mencetak rekor COVID-19 tertinggi, tembus 179.807 kasus dalam 24 jam, Selasa kemarin (28/12). Ini adalah salah satu laporan harian tertinggi di dunia sejak pandemi merebak. Sejak awal pandemi, hanya Amerika Serikat dan India yang melaporkan rata-rata kasus harian di atas 200 ribu. Sementara Amerika Serikat pada hari Senin mencatat kasus lebih dari 505 ribu kasus COVID-19 baru.

Rekor Prancis sebelumnya berada di Sabtu lalu (25/12), dengan 104.611 kasus. Rekor tertinggi sebelum itu menembus di angka 86.852 pada 11 November 2020. Kini, dua hari berturut-turut angka harian COVID-19 Prancis di atas 90.000 kasus baru per hari. Rata-rata penambahan kasus sepekan di Prancis terlihat naik signifikan. Dari semula berada di angka 30 ribu kasus, kini totalnya ada di 87.500 kasus (29/12/2021).

Inggris per Selasa mencatat rekor 129.471 kasus baru, tetapi data tersebut belum mencantumkan penambahan kasus di Skotlandia dan Irlandia lantaran perbedaan pelaporan data selama periode Natal. Pada hari Senin, pemerintah mengumumkan langkah-langkah baru untuk mengekang infeksi, termasuk batasan pertemuan besar, larangan makan dan minum dalam transportasi umum dan wajib memakai masker lagi di luar ruangan.

Tingkat insiden COVID-19, jumlah kasus baru per minggu per 100.000 warga naik menjadi lebih dari 900, tertinggi sejak awal epidemi dan hampir dua kali lipat tingkat yang terlihat selama gelombang ketiga pada November 2020.

Meskipun ada lonjakan kasus baru, jumlah pasien di rumah sakit karena COVID-19 tetap jauh di bawah angka infeksi harian baru yang terus mencatat rekor. Ada kenaikan 83 pasien COVID-19 rawat inap dengan total menjadi 3.416 kasus pada Selasa, angka tertinggi dilaporkan menembus 7 ribu pada awal April 2020.

Prancis juga mengumumkan 290 kematian baru akibat COVID-19, dengan total lebih dari 123.000, angka kematian tertinggi dalam satu hari sejak awal Mei tetapi jauh di bawah angka kematian yang terlihat akhir tahun lalu. Sekitar 77 persen dari populasi saat ini sudah divaksinasi lengkap, yang secara tajam mengurangi jumlah rawat inap dan kematian.

Sumber: kemenkes

Jurnalis: noe

Pengunjung

Online : 1

Pengunjung hari ini : 68

Kunjungan hari ini : 138

Pengunjung kemarin : 147

Kunjungan kemarin : 295

Total Pengunjung : 31308

Total Kunjungan : 75101

Home

© 2021 PT.Sidoarjo Maju Media. All Rights Reserved.

Design by Velocity Developer

NEWSTICKER
No post ...